PELANGI SEHABIS HUJAN Riyan menatap jam di tangannya waktu menujukan pukul lima lewat empat puluh delapan menit waktu indonesia bagian tengah, hari ini terasa berlalu begitu cepat baginya, tak terasa hampir dua jam dia berada di puncak gunung yang hanya bertemankan hembusan angin yang kian berhembus semakin kencang, hingga kedinginnan kian merasuk melalui selah pori-pori kulitnya. Sejenak dipanglingkan wajahnya ke horizon di ujung barat, mentari kian terbenam begitu indahnya dengan bias-bias jingga yang mengantarkan sang surya yang kian tenggelam di ufuk barat. Kegelapan mulai menyelimuti hari itu. Diyalakannya api unggun yang sudah di persiapkannya sejak sore tadi, dengan segelas kopi hangat dia duduk di dekat api untuk menghangatkan badannya ditengah dinginnya puncak Mussa’. Pikirannnya terbawa pada kejadian beberapa tahun silam, mungkin karena hembusan angin malam itu serasa bersaudara dengan angin sepoi-sepoi di tepih danau ...
Blog ini berupa kumpulan cerita-cerita pendek, puisi, essay dan catatan lainnya. Semoga bisa menginspirasi teman-teman sekalin, menambah wawasan dan khazana pemikiran.